
Konsep menunjukkan Bali salah dan Benar dalam gambar :
Uraian
WEDA : Yang turun di INDIA lalu berkembang menjadi Jaman Weda (Catur Weda)
Jaman
Upanisad : Kebenaran Weda dengan Tuhan serta Alam semesta mulai difikirkan bahkan diperdebatkan
Jaman Purana : munculnya sakti-saktinya Tuhan menjadi Tuhan dalam pemujaan
Jamam Sekte : munculnya aliran-aliran dalam pemujaan pada Tuhan
Dalam perkembangan ajaran Weda (Agama Hindu) ke Bali terjadilah evolusi yang kuat berkolaburasi dengan aliran-aliran yang berada di daerah yang dilaluinya terutama di Bali.
Perkembangan baru di Bali adalah orang-orang Bali yang memiliki kemampuan dan kemauan yang lebih mulai belajar, menelaah ajaran-ajaran Weda dari segala jaman yang datang dari India, bahkan ada yang datang langsung ke India untuk belajar yang disebut dengan Weda asli. Setelah datang dari India mereka akan membawa perubahan baru bahwa dirinya telah mendapatkan ajaran Hindu yang asli, bahkan beranggapan Bali yang salah.
Benar dan Salah
Dilihat dari sudut kebenaran ajaran Veda, Weda (Hindu) membenarkan kita melakukan ritual dengan keyakinan, cara apapun karena Fleksibelitas Weda sangatlah luas.
Contoh
Dilihat orang Bali ke India Yatra dan menambah pengetahuan serta sekolah, namun begitu melihat yang dianggap asli dan simple serta setelah kembali ke Bali dia tidak mau ke Bali yang sudah Ajeg lalu masuk ke hal-hal yang baru.
Kalau dilihat dari sudut Bali yang telah ajeg yang telah mampu membentuk jati diri dalam agama Hindu Bali yang aman dan damai, yang Bhineka Tunggal Ika dalam kontek satu wadah, jikalau kita kembali lagi kedalam celah-celah yang sempit, maka kita akan membuat kesalahan yang sangat besar, yaitu Bali akan kehilangan Bali yang asli.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar